Bank Sentral Rusia Mengizinkan Perdagangan Crypto: Peluang atau Risiko?

 

Image Source: pixabay

Bank Sentral Rusia berencana untuk memberikan izin kepada sejumlah investor untuk melakukan perdagangan cryptocurrency. Kebijakan ini akan diterapkan hanya untuk investor yang melakukan transaksi dengan nilai minimum sebesar US$1,1 juta, yang setara dengan sekitar Rp18 miliar. Rencana ini akan diuji selama tiga tahun ke depan. Selain itu, mereka juga mengusulkan adanya sanksi bagi pelanggaran yang terjadi dalam kerangka rezim percobaan ini.

Dalam sebuah pengumuman yang dirilis pada Rabu (12/03), Bank of Russia menyatakan, "Sesuai dengan instruksi dari Presiden Rusia, kami telah mengajukan proposal kepada pemerintah untuk membahas regulasi terkait investasi cryptocurrency." Namun, lembaga tersebut menegaskan bahwa masyarakat Rusia masih dilarang menggunakan cryptocurrency sebagai alat pembayaran. Ini merupakan bagian dari undang-undang cryptocurrency pertama di negara tersebut, yang dikenal dengan nama "Tentang Aset Keuangan Digital," yang mulai berlaku pada Januari 2021.

"Bank of Russia tidak menganggap cryptocurrency sebagai alat pembayaran. Oleh karena itu, ada usulan untuk melarang penyelesaian transaksi antara penduduk menggunakan cryptocurrency di luar kerangka hukum percobaan, serta menetapkan tanggung jawab bagi mereka yang melanggar larangan tersebut," tambah mereka.

0 Komentar